Rasanya memang kesal jika otomatis pada setrika rusak. Bagaimana tidak, setrika tidak dapat digunakan karena panasnya tidak stabil. Akibat dari otomatis setrika tidak bekerja ada 2, mungkin tidak panas-panas atau bahkan mungkin juga akan menjadi panas sekali karena tidak ada kontrol.

ads

Baca juga:

Bagi anda yang mengalami kerusakan otomatis pada setrika, terutama jika setrika anda bermerk premium seperti Philips, tentu sangat sayang jika dibuang begitu saja. Namun tidak usah khawatir, ada kok cara memperbaiki otomatis setrika Philips. Tapi sebelum membahasnya lebih jauh, ada baiknya mengenal bagian-bagian setrika kita sehingga kita akan lebih berhati-hati dalam memperbaikinya.

Kabel

Kabel setrika ini adalah bagian yang paling familiar karena keberadaannya diluar sehingga lebih mudah dikenali. Walaupun merupakan barang yang sudah tidak asing, kabel tidak boleh dianggap enteng, tanpa kabel aliran listrik tidak akan bisa mengalir kedalam setrika. Dan yang harus diingat bahwa kabel setrika tidak boleh diganti dengan kabel biasa karena sangat berbahaya.

Fuse

Seperti yang kita ketahui bahwa fuse berfungsi sebagai pengaman. Ketika aliran listrik yang mengalir melebihi batas derajat yang ditentukan maka secara otomatis fuse akan mati.

Otomatis setrika

Otomatis pada setrika ini berfungsi sebagai pengatur panas yang akan digunakan. Penggunaannya sangat mudah, anda hanya tinggal memutar jarum sesuai dengan jenis kain yang akan disetrika. Cara kerja otomatis ini adalah dia akan terputus ketika suhu yang dikehendaki sudah tercapai, ketika panas mulai turun maka akan terhubung lagi sehingga panas setrika akan stabil di suhu tertentu.

Lampu indikator

Lampu indikator pada setrika berfungsi sebagai tanda bahwa listrik sudah mengalir kedalam setrika.

Elemen setrika

Elemen ini berfungsi sebagai penghasil panas, bentuknya hampir sama dengan bentuk setrika agar panas bisa menyebar diseluruh permukaan setrika.

Dari uraian diatas, kita tahu bahwa pengatur otomatis pada setrika akan mengatur suhu yang diinginkan oleh penggunanya. Dari sini dapat disimpulkan bahwa ketika setrika tidak panas-panas atau bahkan panas sekali berarti bahwa otomatisnya rusak. Sehingga ketika suhu yang diperlukan sudah tercapai, bukannya memutuskan kontak malah menempel terus sehingga panasnya akan terus menerus meningkat atau jika lempengan bimetal dari otomatis tidak menempel pada elemen maka yang terjadi adalah setrika anda tidak panas.

Sponsors Link

Baca juga:

Untuk mengecek apakah otomatis rusak atau tidak, anda bisa menggunakan avo meter pada posisi ohm. Letakkan kedua jarum avo meter pada baud otomatis, jika jarum penunjuk tidak bergerak atau lemah, maka bisa dipastikan otomatis setrika anda rusak.

Ada dua kerusakan yang biasa terjadi pada otomatis, yang pertama adalah kontaknya kotor, anda bisa melihatnya pada bidang kontak yang menghitam. Cara mengatasinya sangat mudah, agar listrik bisa mengalir secara normal kembali, gosok kedua lempengan pada otomatis menggunakan ampelas hingga bersih.

Yang kedua adalah kerusakan pada drat ulir pengatur suhu yang sudah aus. Jika ini terjadi maka tidak akan ada penekanan pada keramik untuk mendorong lempeng bimetal sehingga listrik akan mengalir terus. Untuk memperbaikinya, anda harus mengganti seluruh otomatisnya satu set. Namun tidak semua setrika menyediakan suku cadang thermostat  ini, untuk itu lebih baik setrika anda diperbaiki di tukang reparasi setrika yang sudah ahli saja, agar tidak terjadi kesalahan.

Baca juga:

Sponsors Link

Posted by · Tags: cara memperbaiki, otomatis setrika, setrika otomatis, setrika philips