Baju dari bahan katun memang dimiliki hampir semua orang. Berbeda dengan jas, baju dari kain katun digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Mulai dari seragam pegawai negeri, pegawai swasta hingga seragam anak sekolah semua jenjang. Kain katun memang dipilih karena kualitasnya yang bagus. Terlebih kain ini sangat bagus dalam menyerap keringat pada saat beraktifitas.

ads

Penggunaan Bahan Katun

Kain katun sendiri ada yang memiliki serat ringan dan berat. Namun pada dasarnya, kedua jenis katun tersebut sama-sama masih sejenis. Saya yakin anda akan merasa malu jika beraktifitas di acara resmi dengan baju yang tidak necis. Ketidak rapian ini sangat menyebalkan karena ternyata baju katun anda tersebut sudah di setrika dengan cara yang menurut anda sudah tepat. Sebagaimana cara menyetrika baju-baju lainnya.

Ada baiknya memang sebagai ibu rumah tangga, kita memahami dunia tekstil. Mengetahui sifat-sifat kain dapat membantu kita memperlakukan baju dengan tepat. Sehingga tidak sampai ada kasus baju yang mengkilap dan semakin tipis akibat kesalahan setrika. (Baca juga : Cara Merawat Setrika Agar Awet)

Sementara itu, penyetrikaan baju katun memang dikhususkan. Dalam urutan tingkat panas di setrika, bahan katun menempati urutan terakhir. Itu artinya bahan katun memerlukan tingkat panas yang paling tinggi dibandingkan penyetrikaan baju dari bahan akrilik, linen dan lainnya.

Cara Menyetrika Baju Katun

Langsung saja ke pembedahan tips dan trik cara menyetrika baju katun. Tips ini dapat membantu anda menciptakan baju dengan lipatan yang rapi dan necis. Tidak ada lagi rasa malu atau sebal karena merasa sudah menyetrika dengan benar namun bajunya kembali kusut jika baju dalam keadaan dingin selepas di setrika.

  1. Panas Setrika

Kunci utama di antara cara alternatif apapun untuk membuat baju katun lebih rapi dan necis adalah tingkat panas setrika. Sebelum menggunakan tips dan trik apapun, pastikan dulu setrika listrik anda sudah tersetel ke arah kain katun. Tingkat panas yang kecil akan menyulitkan kita dalam menyetrika baju katun.

ads
  1. Tepung Kanji

Tenang saja, baju anda tidak akan kotor karena ditaburi tepung kanji yang terkenal bermanfaat untuk mengurangi gesekan antar benda. Berdasarkan pengalaman beberapa orang yang masih menggunakan cara-cara tradisional, tepung kanji yang dilarutkan ke dalam air ternyata dapat membantu anda menghasilkan baju katun necis tanpa harus menyetrika berulang kali. (Baca juga : Cara Kerja Setrika)

Untuk menghemat biaya, terapkanlah cara pertama ini untuk beberapa potong baju sekaligus. Jangan menggunakan air tepung kanji hanya untuk sepotong baju katun. Tentu saja anda akan rugi. Tepung kanji yang dipakai sebanyak 1 sendok makan yang dilarutkan ke dalam seperempat liter air bersih. Didihkanlah tepung kanji bersama air bersih kemudian tambahkan 3/4 liter air dingin. Aduk sampai merata hingga air menjadi kental seperti pewangi yang biasa dibeli di pasaran. Masukkan baju-baju katun anda ke dalam air tersebut hingga meresap semuanya. Lalu jemurlah seperti biasa sampai baju katun anda mengering.

Jika baju katun anda sudah cukup kering, barulah anda dapat menyetrika baju katun tersebut. Ingat, jangan sampai menyetrika baju katun yang sudah dicelupkan lebih dari 24 jam karena manfaat pelembut alami tersebut tidak bisa bertahan lama. Namun jika anda segera menyetrika, baju katun anda akan licin dalam waktu lama.

  1. Air Bersih

Cara ini tergolong klasik. Anda hanya cukup menyemprotkan air bersih ke baju katun untuk mendapatkan kelembapan yang cukup. Selepas itu, silahkan anda menyetrika baju katun selagi masih dalam keadaan lembap. Sebenarnya air yang digunakan tidak harus air bening murni. Anda bisa mengganti air biasa dengan cairan pewangi sekaligus pelembut yang dapat anda beli di toko terdekat. Sekarang ini, ada banyak merk cairan pelembut yang dapat anda pilih untuk melicinkan baju katun. (Baca juga : Cara Agar Setrika Tidak Lengket)

  1. Cara Menjemur

Sebelum menyetrika baju katun, ternyata kita tidak boleh meremehkan cara menjemur baju. Kesalahan terbesar saat menjemur dapat menyulitkan kita dalam menyetrika baju katun karena akan terdapat banyak kusut dan lipatan. Sementara itu, menyetrika baju dengan terlalu banyak kusut dan lipatan akan lebih sulit. Cara menjemur baju katun yang benar adalah dengan meminimalisir air cucian tanpa memelintir baju katun. Anda harus menggenggam dan menekan kuat-kuat baju katun anda hingga air perasannya keluar. Jika dirasa sudah cukup, kibaskanlah lebar-lebar baju katun anda agar lipatan-lipatannya berkurang sedikit-sedikit.

  1. Kain Penutup

Kain penutup ini berguna untuk menahan panas yang terlalu tinggi saat menyetrika kain katun. Ketika menyetrika kain katun, kita tidak boleh langsung menyentuhkan permukaan setrika yang panas pada kain katun. Ambilah sepotong kain bersih yang kira-kira dapat digunakan sebagai penutup baju katun anda saat menyetrika. Kain penutup ini digelarkan di atas baju katun yang ingin anda setrika. Dengan begitu, suhu terpanas yang dihasilkan oleh setrika anda akan tertahan dulu oleh kain pelapis. (Baca juga : Cara Menyetrika Kemeja)

Ada baiknya kain penutup ini berada dalam keadaan lembap atau sedikit basah agar bisa menyerap panas dengan baik. Namun pembasahan kain penutup bukan suatu keharusan. Cara ini akan membuat hasil setrikaan kain katun terlihat lebih rapi dan necis. Warna kain pun akan awet seiring dengan keawetan kain yang tetap berada pada kualitasnya. Cara ini dapat meminimalisir resiko kain katun yang mengilap dan menipis karena bergesekan langsung dengan setrika yang sangat panas.

Sponsors Link

  1. Sesuai Arah Serat

Saat anda ingin menyetrika baju berbahan katun, anda harus memerhatikan arah serat baju. Perlu diketahui, baju dari katun merupakan baju berserat alami sehingga anda tidak boleh sembarangan merawat baju berbahan katun. Apabila baju katun anda memiliki beberapa hiasan berupa payet, anda tetap bisa menyetrikanya. Alasi baju tersebut dengan handuk dan jangan terlalu menekan baju katun berhias anda ketika menyetrika. (Baca juga : Cara menyetrika jas)

Anda dapat mengkompilasikan seluruh cara menyetrika baju katun di atas dalam satu kali proses praktek penyetrikaan. Yang perlu diingat adalah pakaian berbahan katun harus selalu dipakai dalam keadaan necis. Penampilan anda di depan umum dapat menyiratkan kesan pertama baik atau buruk hanya melalui tingkat kerapian dalam berpakaian.

Apabila seluruh cara menyetrika baju katun di atas sudah anda praktekkan namun tidak memberikan efek yang baik, itu artinya baju yang anda anggap berbahan katun tersebut bukan baju berbahan dasar katun murni. Pasti baju tersebut telah dicampuri bahan tekstil lain meski tetap bahan katunlah yang dominan.

Sponsors Link

Posted by · Tags: baju, kain, kain katun, menyetrika, setrika, tips, tips menyetrika