Pekerjaan menyetrika memang tergolong pekerjaan rumah tangga sederhana yang tampak mudah. Padahal untuk menghasilkan pakaian rapi sempurna dalam jumlah banyak setiap harinya bukanlah tugas remeh temeh. Pernahkah anda menyetrika pakaian namun masih saja merasa kurang rapi ? Sebentar dipakai langsung balik kusut lagi. Sementara waktu yang dimiliki kian berkurang. Jadinya pakaian yang dikenakan seadanya saja. (Baca Juga: Cara Menggunakan Setrika Arang , Jenis Setrika Listrik)

ads

Untuk mengatasi masalah-masalah sejenis kita harus tahu cara menyetrika yang benar. Cara yang benar dapat meliputi cara menyetrika kemejacara menyetrika celanacara menyetrika seprai, atau pun cara menyetrika baju bahan katun. Berbagai jenis garmen campuran yang banyak digunakan di industri tekstil dewasa ini menambah beban kita agar segera menguasai cara menyetrika yang benar.

Cara Menyetrika Secara Umum

Penguasaan tekhnik menyetrika dapat mempengaruhi hasil pakaian yang menjadi objek setrika. Apakah selama ini anda sudah yakin menyetrika dengan cara yang benar ? Mari kita pastikan dengan cara di bawah ini.

1. Cek Setrika

Sebelum menyetrika, sebaiknya kita harus memastikan dapat mengoperasikan mesin setrika. Apakah yang anda pakai setrika listrik otomatis saja ataukah setrika uap ?. Biasanya di setiap produk resmi selalu disertai buku panduan sebagai petunjuk pengoperasian. Jika memang baju yang dipakai lebih maksimal disetrika menggunakan setrika uap, sementara kita belum mengenalnya, maka tidak salah membaca buku petunjuk di dalam kardus produk.

Setelah memahami teori pengoperasiaan mesin setrika, kita harus melakukan praktek. Pengetahuan tanpa diaplikasikan hanyalah kebohongan. Karenanya, kita harus langsung mulai mengatur suhu dan mengisi air (jika setrika uap).

Baca juga :

Sponsors Link

2. Cocokkan dengan Pakaian

Hal ini mempengaruhi kualitas pakaian dalam jangka waktu panjang. Ketidak sesuaian suhu setrika dengan bahan pakaian dapat merusak atau memperlama waktu penyetrikaan. Tentunya anda tidak ingin kan menyetrika lama tetapi hasilnya justru jauh dari harapan. Karenanya mulailah membiasakan diri mencocokkan bahan baku pakaian anda dengan suhu setrika.

Mulailah menyetrika dengan pakaian-pakaian berbahan ringan yang membutuhkan panas tingkat kecil. Lalu bertahap naik sedikit demi sedikit hingga tingkat panasnya mencapai maksimal. Biasanya di tingkatan panas teratas digunakan merapikan pakaian berbahan katun dan sejenisnya.

Baca juga :

Cara termudah memastikan jenis kain adalah dengan melihat label yang disematkan di pakaian. Tetapi bila baju anda merupakan hasil pesanan di penjahit langganan, jangan lupa menanyakan langsung ketika mengambil pesananannya. Dengan begitu proses pencocokan tidak dilakukan berdasarkan ‘sepertinya’ alias kira-kira.

3. Perhatikan Alasnya

Alas dari papan setrika ternyata menentukan pula hasil setrikaan. Logikanya jika suatu pekerjaan di atas meja digelar dengan permukaan yang tidak rata, maka hasilnya akan bergelombang. Begitu pun dengan proses menyetrika yang membutuhkan permukaan rata. (Baca Juga: Cara Menyetrika Jersey , Cara Menyetrika Jaket Kulit)

Bukan hanya permukaan rata. Alas setrika harus dipastikan berasal dari bahan yang lembut namun tidak lembek. Misalkan saja tumpukan dari beberapa kain selimut bersih. Anda bisa saja mengganti alas setrika dengan kain apapun, yang terpenting bahannya tidak lembek dan memiliki permukaan rata. Agar lebih praktis, kita boleh membeli meja setrika yang sudah dilengkapi alas standar. (Baca Juga: Jenis Setrika Philips , Setrika Untuk Laundry)

Sponsors Link

4. Melapisi Kain

Setelah setrika yang suhunya disesuaikan tadi sudah siap untuk menyetrika, maka proses menyetrika harus segera dimulai. Jangan biarkan setrika panas terlalu lama. Hal ini dapat mengakibatkan kilap serta hasil buruk pada objek setrika.

Agar panas setrika tidak langsung bersentuhan dengan pakaian, kita harus membuat pembatas. Selembar kain tipis atau kertas dapat menjadi pelapis antara kain dengan permukaan setrika. Apabila setrika yang anda gunakan adalah setrika uap, semprotkanlah uap ke objek sebelum melapisinya. (Baca Juga: Cara Agar Setrika Tidak Lengket , Cara Merawat Setrika Agar Awet)

5. Simpan dengan Baik

Hal terakhir yang perlu diperhatikan agar proses menyetrika tidak sia-sia adalah menyimpan pakaian dengan baik. Jangan sembarangan melipat pakaian setelah disetrika. Waktu yang anda habiskan bisa sia-sia karena salah memperlakukan di proses penyimpanan. (Baca Juga: Cara Menyetrika Gorden , Cara Menyetrika Cepat)

Perlu diketahui, melipat pakaian yang baru disetrika dalam kondisi panas bisa saja menimbulkan bekas lipatan yang tidak diinginkan. Karenanya, lebih baik gantung saja pakaian di udara terbuka lebih dulu. Setelahnya, anda baru diperbolehkan melipat dengan rapi. Kemudian jangan sampai menyimpannya di lemari yang pengap agar tidak ada jamur atau bakteri yang mengerubungi pakaian anda. (Baca Juga: Cara Kerja Setrika Listrik , Jenis Setrika Maspion)

 

Sponsors Link

Posted by · Tags: cara menyetrika, pakaian rapi, setrikaan, tips menyetrika