Setrika merupakan salah satu alat rumah tangga yang memiliki peran penting dalam menentukan kesan penampilan para penghuni rumah. Apapun jenis alat rumah tangganya, tetap dibutuhkan cara perawatan tertentu agar penggunaannya tetap awet dan berumur panjang. Sehingga menghemat pengeluaran kita selama beberapa tahun ke depan.

ads

Begitu pula dengan setrika yang termasuk ke dalam golongan barang elektronik. Setrika harus dirawat dengan baik supaya tidak terjadi trouble saat pemakaian. Namun sebelum memahami cara merawat setrika agar awet, perlu diketahui perkembangan setrika dari waktu ke waktu.

Setrika Zaman Dulu

Pada zaman dahulu, ketika kebudayaan manusia masih berorientasi pada alam, setrika yang dipakai menggunakan arang dan daun pisang. Arang yang merupakan bara api akan menghasilkan panas pada kehangatan tertentu. Untuk dapat menyetrika baju tanpa meninggalkan noda dari arang, manusia zaman dahulu memakai daun pisang sebagai alas setrika.

Penggunaan setrika arang memiliki kekurangan yang cukup merepotkan. Suhu panas yang dihasilkan sangat bergantung pada kondisi arang. Sehingga orang yang menyetrika harus mengipasi dan menunggu cukup lama agar panas yang dihasilkan cukup untuk membuat licin pakaian. (Baca juga : Cara Kerja Setrika)

Karena kekurangan yang memakan waktu banyak tersebut, orang berusaha menciptakan modifikasi baru pada setrika. Saat ini, di zaman teknologi yang terus berkembang orang-orang lebih menyukai memakai setrika listrik otomatis. Panas yang dihasilkan setrika listrik bersumber dari tenaga listrik. Selain itu, setrika listrik otomatis dapat menentukan suhu panas sesuai jenis kain pakaian. Kelebihan ini dapat membantu mengurangi resiko kain berlubang, kotor akibat noda dan yang jelas waktu yang dibutuhkan dalam menyetrika cukup singkat.

Seiring dengan terus meningkatnya kebutuhan manusia akan benda praktis, permintaan setrika arang pun terus berkurang. Sekarang ini hampir tidak ada lagi rumah tangga yang memanfaatkan setrika arang sebagai alat bantu merapikan pakaian. Benda tersebut sudah digolongkan benda antik peninggalan kebudayaan zaman dahulu. Sehingga keberadaan setrika arang dianggap sebagai pajangan, bukan untuk dipakai sehari-hari.

Cara Merawat Setrika Listrik

Dengan segudang kelebihan yang membuktikan bahwa setrika listrik selalu bisa diandalkan, setrika ini juga menuntut cara perawatan yang baik agar bisa digunakan dalam jangka waktu lama namun masih berkualitas prima. Jika anda memiliki setrika listrik yang terasa lama menunggu suhu setrika memanas atau ada kerak dan noda yang menempel pada setrika, itu merupakan salah satu tanda setrika yang rusak karena kesalahan perawatan. Agar setrika anda awet, berikut adalah cara merawat setrika yang dapat anda coba :

  1. Kabel

Apapun bentuk peralatan elektronik, semua jenis yang memiliki kabel harus memberi perhatian pada bagian ini. Tak terkecuali setrika listrik. Ada 2 cara merawat kabel setrika listrik yang tidak boleh diremehkan.

  • Menggulung Kabel

Kabel yang digulung sehabis pemakaian dapat menghilangkan daya panas yang dihasilkan oleh setrika. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan. Kemungkinan terjadinya kebakaran dapat terjadi spontan apabila terjadi korsleting listrik akibat kabel yang aliran panasnya tidak lancar.

Sponsors Link

Kabel setrika hanya boleh digulung dengan cara melingkar. Cara penggulungan kabel ini berlaku untuk semua jenis alat elektronik. Tujuannya agar panas yang dihasilkan dalam kabel dapat mengalir lancar. Selain itu, menggulung kabel dengan menekuk kabel mengelilingi setrika sangat memungkinkan kawat kabel putus. Kualitas setrika pun akan menurun secara otomatis.

Hal ini bukan tentang berapa harga kabel yang bila rusak dengan mudahnya membeli lagi di pasaran. Penggulungan kabel secara benar dapat menekan resiko terjadinya korsleting, menambah umur panjang pada setrika dan pastinya menghemat uang yang ada berapapun nominalnya.

  • Kabel Utuh

Selalu pastikan kabel setrika anda baik-baik saja. Kabel yang terkelupas pada beberapa bagian dapat memicu terjadinya korsleting yang berujung pada kebakaran. Jika kabel setrika anda memang sudah dalam kondisi buruk, lebih baik segera ganti kabel demi alasan keamanan.

  1. Hindarkan dari Logam

Telapak setrika yang bahan dasarnya dari logam akan saling tarik menarik jika didekatkan dengan logam lainnya. Hal ini menjadi masalah karena telapak setrika yang bersentuhan langsung dengan pakaian memiliki lapisan anti lengket.

ads

Lapisan anti lengket yang bergesekan terlalu sering dengan bahan logam bisa tergores. Semakin banyak goresan pada bagian telapak setrika, maka semakin terkikis pula lapisan anti lengketnya dan permukaan setrika berubah kasar. Sehingga hasil menyetrika tidak lagi memuaskan. Untuk menjaga umur setrika agar tetap prima, jangan menyetrika bagian keras pada pakaian. Misalnya kancing baju atau retsleting. (Baca juga : Cara Menyetrika Jas)

  1. Letakkan pada Tempatnya

Cara meletakkan setrika juga mempengaruhi lamanya umur setrika. Daya panas yang dihasilkan oleh setrika tidak bisa langsung menghilang. Untuk menjaga agar sisa panas setrika tidak membahayakan, letakkan setrika dengan cara berdiri. Sehingga bagian lancip pada setrika menghadap ke atas.

Meletakkan setrika pada tatakan dari besi di tempat tinggi dapat membantu mengurangi kemungkinan terjadinya kebakaran. Menjauhkan setrika dari jangkauan anak-anak secara tidak langsung juga memberi keuntungan. Setrika kesayangan anda awet karena tidak jadi mainan anak, sementara anak anda aman karena tidak bermain dengan setrika yang mungkin masih menyisakan panas.

  1. Membersihkan Setrika

Setrika listrik otomatis tidak mengalami perubahan yang berarti dari waktu ke waktu. Hanya terdapat bagian telapak dari logam untuk mengalirkan panas dan gagang setrika yang terbuat dari bahan isolator.

  • Telapak Setrika

Telapak setrika yang berhubungan langsung dengan berbagai bahan pakaian, mungkin saja menyisakan noda gosong atau noda lain akibat terlalu sering dipakai. Untuk membersihkannya jangan langsung menggunakan ampelas. Sebelumnya, pastikan kabel sudah tidak menancap di stop kontak. Tunggulah agar setrika menjadi dingin. Barulah anda bisa membersihkan sisa-sisa setrika yang meninggalkan kotoran atau noda.

Bersihkan bekas gosong di telapak setrika dengan spon yang sudah dicelupkan pada air teh. Jangan sekali-kali membersihkan bagian ini dengan bahan kasar jika tidak ingin bagian terluarnya terkikis. Jika setrika menjadi lengket secara tiba-tiba, anda bisa membeli cairan khusus pembersih setrika yang memang melindungi bagian anti lengket di telapak setrika. Namun jika anda ingin mandiri, anda boleh membersihkan bagian dari logam itu menggunakan kain lembab.

  • Gagang Setrika

Untuk membersihkan bagian ini, anda boleh memanfaatkan kain jenis apapun. Yang terpenting, kain yang digunakan bersifat lembut dan lembap. Kotoran yang menempel pada gagang setrika biasanya hanya berupa debu tipis. Sehingga tidak perlu cara khusus untuk membersihkan.

Untuk membersihkan seluruh bagian setrika, boleh saja anda menerapkan ramuan khusus dari saya. Siapkan baking soda, air cuka, air hangat dan garam. Setelah semua bahan diaduk sampai bercampur jadi satu, celupkan kain bersih ke dalamnya. Sekarang anda bisa menggunakan kain tersebut untuk mengelap setrika kesayangan.

Dengan menerapkan cara merawat setrika agar awet, anda bisa mendapatkan kondisi setrika yang selalu prima. Pekerjaan rumah anda pun akan sangat terbantu dengan cara perawatan setrika yang tepat. Selamat menerapkan. Apabila bermanfaat mohon dibagikan.

Sponsors Link

Posted by · Tags: awet, perawatan, setrika, tips