Jenis kerusakan pada setrika uap bisa terjadi kapan saja jika kita tidak bisa merawatnya dengan benar. Oleh karena itu sebelum anda membeli setrika uap yang harganya diatas setrika listrik biasa, ada baiknya anda mempelajari cara kerja setrika uap dan cara-cara merawatnya.

ads

Baca juga : Cara Menggunakan Setrika Uap Dengan Benar

Pada kesempatan ini, kami akan membahas bagaimana setrika uap anda bekerja sehingga anda akan tahu akibatnya jika anda tidak mengikuti petunjuknya dengan benar.

1. Kabel Setrika Terkelupas

Gerakan menyetrika yang ke berbagai arah, lama-lama dapat membuat kabel setrika anda terkelupas. Segeralah ganti dengan yang baru karena sangat berbahaya

2. Terjadinya Kerak Sehingga Menghambat keluarnya uap

  • Pencegahannya adalah gunakan air yang biasa anda konsumsi. Setidaknya air isi ulang. Sangat tidak dianjurkan untuk menggunakan air yang keruh, kuning, berkaporit, berkadar garam tinggi atau mengandung logam.
  • Tidak boleh memasukkan pewangi atau pelembut pada tanki setrika uap anda. Wangi dari pewangi akan menguap oleh uap panas, jadi percuma saja. Anda hanya akan membuang-buang uang. Sedangkan pelembut yang tertinggal ditanki air akan menyebabkan kerak dan lama-lama akan berbau apek.
  • Air sisa proses menyetrika harus segera dibuang ketika setrika sudah hangat. Jangan tunggu sampai dingin karena akan menyebabkan kerak dan membuat setrika uap anda tidak berfungsi dengan benar.
  • Jika mampet dan kerak sudah terjadi, cara sederhana untuk membersihkannya adalah segera mungkin bersihkan jika anda melihat ada kotoran-kotoran agar mudah dibersihkan. Jika sudah terlalu parah, masukan pure vinegar kedalam tanki sebanyak 1/3 bagian, dicampur dengan air 2/3 bagian. Panaskan setrika ke suhu medium. Setrikalah handuk atau lap hingga berulang-ulang. Tujuan dari proses ini untuk melunturkan kerak, jadi ketika anda melihat uap yang keluar lancar, hentikan proses menyetrikanya. Simpan setrika di rak agar uap terus keluar, ketika dirasa uap sudah lancar, matikan setrika. Tunggu kira-kira 15 menitan, buang segera cairan dalam tanki. Bilas terus dengan air sampai baunya hilang.
ads

Baca juga :

3. Tanki Rusak

Jaga selalu air dalam tanki jangan sampai habis karena akan merusak setrika anda. Pada setiap setrika uap biasanya terdapat pipa pengukur ketinggian air agar anda senantiasa bisa mengontrol keberadaan air dalam tanki. Selain itu, setelah anda selesai menyetrika segera buang sisa air dalam tanki ketika masih hangat, isi kembali tanki dengan air dingin. Proses ini untuk menghilangkan potensi kerak dan untuk membuat tanki kembali ke suhu normal

4. Meledak

Hal ini kemungkinan terjadi pada setrika uap industry yang menggunakan tabung, namun jangan takut biasanya mesin setrika uap tabung sudah dilengkapi dengan savety valve otomatis, jadi ketika uap dalam tanki berlebih, valve ini otomatis mengeluarkan uap agar suhu tetap sesuai dengan yang kita seting diawal proses penyetrikaan.

Baca juga :

Ketika setrika uap anda berbunyi seperti teko saat menjerang air, jangan takut. Hal ini disebabkan safety valve mengeluarkan uap berlebih agar suhu dalam tanki turun. Periksalah pengatur tekanan, jika melebihi 40-50 psi kecilkan asupan panas, atau matikan jika sudah tidak digunakan.

Demikian jenis kerusakan pada setrika uap rumahan atau industry yang bisa terjadi jika kita tidak hati-hati dan mengikuti petunjuk pemakaiannya dengan benar. Apapun itu bekerja dengan hati-hati adalah kunci utamanya. Melakukan sesuatu dengan terburu-buru selain hasilnya tidak maksimal, bisa juga menimbulkan kecelakaan. Namun hal ini juga jangan membuat anda takut untuk mencoba hal-hal yang baru seperti setrika uap ini. Banyak sekali keunggulan setrika uap dibanding setrika listrik.

Sponsors Link

Posted by · Tags: jenis kerusakan, kerusakan, setrika, setrika uap, uap